ASAHAN – TROPONG _ Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan melalui Dinas Pendidikan secara resmi menggelar Seminar EduDay 2026 pada Kamis (2/4/2026) di Ballroom Antariksa Hotel Kisaran. Acara yang diresmikan langsung oleh Wakil Bupati Asahan, Rianto, SH., M.A.P, ini menjadi momentum penting untuk membenahi sistem pendidikan daerah agar selangkah lebih maju menghadapi era revolusi industri 4.0.
Mengangkat tema besar “Empowering Future Thinkers: AI and Coding into Deep Classroom”, kegiatan ini dihadiri oleh ratusan kepala sekolah serta guru dari jenjang TK, SD, hingga SMP di seluruh wilayah Asahan. Fokus utama kegiatan ini adalah mengubah paradigma belajar konvensional menjadi pembelajaran yang mendalam (deep learning) dengan memanfaatkan teknologi.
Dalam kesempatannya, Rianto menegaskan bahwa pendidikan di Asahan tidak boleh lambat dalam beradaptasi. Menurutnya, kemajuan pendidikan sangat bergantung pada inovasi yang diciptakan oleh para guru dan kepala sekolah. Oleh karena itu, penguasaan terhadap Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) dan kemampuan coding tidak lagi dianggap sebagai pelajaran tambahan, melainkan kebutuhan dasar yang harus dikuasai siswa agar mampu bersaing di kancah global.
"Investasi paling berharga untuk masa depan daerah ini adalah pendidikan. Melalui pendidikan yang berkualitas, kita akan melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki daya saing tinggi," tegas Rianto.
Ia juga menyinggung sejumlah program strategis yang sedang dan akan dijalankan Pemkab Asahan, seperti pengembangan sekolah-sekolah unggulan, persiapan operasional MAN Insan Cendekia, hingga Program Sekolah Garuda. Semua ini diarahkan agar sistem pendidikan di Asahan semakin modern dan inklusif.
Sementara itu, pihak penyelenggara dan perwakilan penerbit menekankan pentingnya perubahan metode penilaian, keterlibatan siswa, dan kurikulum yang lebih relevan. Pembelajaran kini harus diarahkan untuk melatih siswa berpikir kritis dan kreatif, bukan hanya sekadar menghafal materi.
Seminar EduDay 2026 ini diharapkan menjadi titik balik transformasi pendidikan di Asahan. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, dan pihak swasta, kualitas pembelajaran di sekolah-sekolah Asahan diprediksi akan semakin meningkat dan berbasis teknologi digital. (anju)





