ASAHAN - TROPONG _ Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Asahan menghadirkan momen kehangatan di tengah bulan Ramadhan dengan menyelenggarakan pembagian takjil kepada masyarakat serta acara buka puasa bersama dengan perwakilan dunia pers pada Kamis (12/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di sekitar kantor Kejari Asahan ini menjadi wujud kepedulian institusi dan upaya mempererat hubungan kerja sama dengan mitra strategis.
Kepala Kejari Asahan Mochamad Judhy Ismono yang memimpin acara secara langsung turut didampingi oleh para Kepala Seksi dan seluruh jajaran pegawai Kejari Asahan. Turut hadir sebagai tamu kehormatan adalah pengurus dari Forum Wartawan Kejaksaan (Forwaka) Kabupaten Asahan, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Asahan, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Asahan, serta beberapa organisasi kewartawanan lokal lainnya.
Sebelum memasuki sesi buka puasa, pihak Kejari terlebih dahulu melaksanakan aksi sosial dengan membagikan takjil secara cuma-cuma kepada warga yang melintas atau berada di sekitar area kantor. Tindakan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan mempererat tali silaturahmi pada bulan suci. Setelah pembagian takjil selesai, seluruh peserta mengikuti sesi tausiah keagamaan yang disampaikan dengan penuh makna guna memperkaya ibadah bersama.
Dalam sambutannya, Mochamad Judhy Ismono menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergitas dan komunikasi yang efektif antara kejaksaan dengan dunia pers.
"Kerja sama yang erat antara penegak hukum dan awak media sangat penting untuk menciptakan lingkungan kerja yang harmonis. Selain itu, hal ini juga akan membantu kita dalam menyampaikan informasi yang benar, jelas, dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat Kabupaten Asahan," jelasnya.
Suasana kekeluargaan dan keakraban terasa menyelimuti setiap tahapan acara. Kehadiran berbagai elemen pers menjadi bukti bahwa hubungan kemitraan antara Kejari Asahan dengan media massa di daerah ini tidak hanya terjaga dengan baik, namun juga terus diperkuat dengan dasar profesionalisme yang tinggi. (anju)



