• Jelajahi

    Copyright © TROPONG.ONLINE
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Gagalkan Edar 10 Kg Sabu Dan 1.500 Vape Beracun! Polres Asahan Selamatkan Nyawa 11.500 Orang dari Jeratan Maut

    Tropong.online
    Selasa, 12 Mei 2026, Mei 12, 2026 WIB Last Updated 2026-05-12T08:08:43Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     


    ASAHAN – TROPONG _ Sebuah langkah heroik kembali dicatatkan Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan. Berkat ketangkasan dan informasi akurat dari warga, pasukan kepolisian berhasil memutus jalur gelap pengedaran barang terlarang bernilai miliaran rupiah: 10 kilogram sabu dan 1.500 kartrid vape berisi zat etomidate yang mematikan. Operasi sukses ini diperkirakan telah menyelamatkan nyawa dan masa depan sekitar 11.500 warga dari bahaya kerusakan fisik hingga kematian.
     
    Kejayaan besar ini bermula dari laporan masyarakat yang masuk pada Kamis malam, 7 Mei 2026, sekitar pukul 22.00 Wib. Warga melaporkan adanya dua pria berperilaku mencurigakan yang mengangkut muatan besar, bergerak dari Desa Pertahanan, Kecamatan Sei Kepayang, menuju kawasan Kota Tanjung Balai. Diduga kuat barang yang dibawa adalah barang terlarang yang siap diedarkan ke berbagai titik.
     
    Tak membuang waktu, tim penyidik langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pengintaian ketat dan penyelidikan mendalam di sepanjang rute yang dilalui tersangka. Pasukan dibagi ke beberapa titik tersembunyi agar jangkauan pengawasan lebih luas dan peluang pelaku lolos makin kecil. Tepat pukul 00.20 Wib, Jumat dini hari, 8 Mei 2026, upaya itu membuahkan hasil: dua sosok yang cocok dengan ciri dalam laporan terlihat mengendarai sepeda motor sambil membawa karung besar yang terlihat berat.
     
    Saat penyergapan dilakukan, suasana sempat tegang. Kedua tersangka melawan keras hingga jatuh dari kendaraan. Namun, salah satu dari mereka memanfaatkan kekacauan itu untuk kabur membawa sepeda motor, sementara rekannya tak sempat bergerak dan langsung diamankan petugas.
     
    Pelaku yang tertangkap berinisial SAH alias H (36), warga Kota Tanjung Balai. Saat digeledah, petugas menemukan satu tas jinjing hitam dan satu karung plastik putih besar. Isinya sungguh mengejutkan: 10 bungkus yang disamarkan dalam kemasan teh bermerek Qing Shan, yang ternyata berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto mencapai 10.751,16 gram atau bersih 10 kilogram.
     
    Kejutan belum berakhir. Di tempat yang sama, petugas juga menyita 1.500 kartrid vape yang diuji dan terbukti mengandung zat etomidate — zat berbahaya yang bisa merusak sistem saraf, menyebabkan kerusakan organ permanen, hingga kematian jika disalahgunakan. Barang itu terdiri dari 800 kartrid merek 7-Eleven, 400 kartrid merek X-Men, dan 300 kartrid merek El Capo. Seluruh barang bukti dan tersangka langsung dibawa ke markas komando untuk proses hukum selanjutnya.
     
    Di ruang pemeriksaan, SAH mengaku hanya berperan sebagai kurir. Ia mengaku terjebak dalam lingkaran setan ini karena terdesak masalah ekonomi, dan menerima tawaran mengantar barang demi uang tambahan, tanpa sadar bahaya besar yang dibawa barang tersebut bagi orang banyak.
     
    Kini, SAH harus bertanggung jawab atas perbuatannya dengan jeratan pasal berlapis: Pasal 114 Ayat (2) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, serta Pasal 609 Ayat (2) Huruf a dan b UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP jo UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. Hukuman berat menanti, mulai dari penjara 20 tahun hingga penjara seumur hidup.
     
    Pihak kepolisian menghitung, jika barang berbahaya ini sempat beredar, akan ada sekitar 11.500 orang yang menjadi korban, dengan risiko hancur kesehatan dan masa depannya. Tindakan cepat ini menjadi benteng kuat yang menahan bahaya itu masuk ke tengah masyarakat.
     
    Kapolres Asahan, AKBP Revi Nurvelani, SH, SIK, MH, menegaskan komitmen pihaknya saat dikonfirmasi Selasa (12/5/2026). "Kami tidak akan berhenti. Jaringan di balik ini akan kami bongkar sampai ke akar-akarnya, dan pelaku yang kabur pasti kami tangkap. Ini janji kami untuk warga Asahan," ucapnya tegas.
     
    Ia juga mengajak seluruh warga untuk tidak diam saja. "Bantu kami jaga lingkungan. Segera laporkan apa pun yang mencurigakan. Keamanan dan kesehatan kita semua adalah tanggung jawab bersama. Mari kita buat Asahan benar-benar bersih dari narkotika dan zat berbahaya," tutupnya. (anju) 
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini