MEDAN – TROPONG _ Langkah baru bagi dunia pers dan keterbukaan informasi hukum di Sumatera Utara dimulai Selasa (13/5/2026). Forum Wartawan Kejaksaan (FORWAKA) Medan periode 2026–2028 resmi dilantik di Emerald Garden International Hotel, Medan. Acara ini bukan sekadar serah terima jabatan, melainkan momen penting untuk membangun jembatan komunikasi yang lebih kokoh antara wartawan, lembaga kejaksaan, dan aparat penegak hukum lainnya.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan penuh kehangatan, dihadiri langsung Ketua FORWAKA Sumatera Utara Irfandi beserta jajaran, Ketua FORWAKA dari Tanjungbalai, Belawan, hingga Deliserdang, serta perwakilan Kejaksaan Negeri Medan, TNI, dan Polri. Kehadiran lintas unsur ini menegaskan bahwa keberadaan FORWAKA menjadi harapan besar bagi semua pihak untuk mewujudkan informasi yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
Dalam sambutannya, Irfandi memberikan pesan mendalam kepada pengurus baru yang dipimpin Irwansyah sebagai Ketua. Ia menekankan, FORWAKA tidak boleh hanya menjadi perkumpulan biasa, melainkan wadah yang solid, mandiri, dan tetap teguh menjalankan fungsi utama pers sebagai kontrol sosial.
“Sinergi dengan aparat hukum itu wajib, tapi ingat: kemitraan bukan berarti kehilangan suara kritis. FORWAKA harus menjadi mitra strategis sekaligus pengawas yang menjunjung tinggi kebenaran dan kode etik jurnalistik,” ujar Irfandi di hadapan seluruh tamu undangan.
Sementara itu, mewakili Kepala Kejaksaan Negeri Medan, Kasubsi II Bidang Intelijen Reza Surya Mardhika, SH MH menyambut baik terbentuknya kepengurusan baru ini. Baginya, pers adalah mitra paling penting dalam menyebarluaskan pemahaman hukum kepada masyarakat. Banyak aturan dan kebijakan hukum yang perlu diterjemahkan dengan bahasa sederhana agar dipahami warga, dan di sinilah peran FORWAKA sangat dibutuhkan.
“Kami butuh bantuan rekan-rekan wartawan untuk menyajikan informasi hukum yang edukatif, bukan sekadar berita. Agar masyarakat tidak hanya tahu hukum, tapi juga mengerti dan mematuhinya. Tentunya, semua itu harus tetap berpegang teguh pada integritas dan aturan jurnalistik,” kata Reza.
Kepengurusan FORWAKA Medan periode 2026–2028 ini memiliki struktur lengkap dengan enam bidang kerja yang disusun agar organisasi bergerak lebih fokus dan terarah. Berikut susunan lengkapnya:
- Ketua: Irwansyah
- Wakil Ketua: M. Sihotang
- Sekretaris: Selamat Heryanto
- Wakil Sekretaris: Abdul Latief Nasution
- Bendahara: Nolap Ratih Duha
Kepala Bidang & Anggota:
1. Kaderisasi, Keanggotaan, Organisasi & Hubungan Lembaga: Rudi Hutagaol (Ketua), Salmon Sihombing, Ahmad Jais
2. Komunikasi & Informasi: M. Habibillah (Ketua), Munawar Karo Karo, Razali
3. Hukum & Advokasi: M. Zen Batubara, SH (Ketua), Ihsanul A Hasibuan, SH, Hisar Yudika Purba, SH, Sukri Hidayat, SH, Agus Ryiadinoto, Ahmad Fauzi Zen Batubara, SH
4. Keagamaan: M. Faisal Hutabarat (Ketua), Faisal Tanjung, SH, Junianto Marbun
5. Pelaporan Investigasi: M. Zulfahri Tanjung (Ketua), Haris
6. Olahraga, Pemuda & Kebudayaan: Isron Jogi Sinaga (Ketua), Budhi, I. Simaremare, Hermanto Sitepu, Tasima Tarigan, Wan Mega Indra
Dengan struktur yang lengkap dan visi yang jelas, pengurus baru ditantang untuk lebih aktif bergerak. Masyarakat pun menaruh harapan besar: melalui tangan pengurus ini, informasi seputar hukum dan penegakan aturan di Medan akan semakin terbuka, transparan, dan mudah diakses, sekaligus memperkuat demokrasi yang sehat di Sumatera Utara. (red)




